Cerita Liburanku : Will be missed, Japan!

                                                    Will be missed, Japan!

Libur sekolah merupakan salah satu hal yang sangat ditunggu-tunggu oleh hampir semua pelajar. Karena saat liburan, kita bisa berkumpul dan menghabiskan waktu bersama keluarga maupun teman-teman. Banyak aktivitas bersama maupun individu yang bisa kita lakukan selama liburan. Manfaat liburan antara lain membantu menjaga fokus, memperoleh Istirahat yang lebih baik, menyegarkan pikiran dan lain-lain.

Pada liburan terakhir di 2024, aku mengikuti immersion ke Jepang. Aku berangkat dengan 23 murid lainnya, kelas 7 dan kelas 8 di hari Selasa. Hari yang ditunggu-tunggu pun telah tiba. Kami berkumpul di bandara Soekarno Hatta International Airport pukul 04.00 WIB. Kami menaiki pesawat Japan Airlines. Kami menempuh perjalanan sekitar 8 jam. Kami sampai di Narita International Airport sekitar pukul 2. Setelah menempuh perjalanan yang cukup lama, kami beristirahat sebentar dan menunggu penerbangan selanjutnya menuju Osaka Itami. Kami berangkat pada pukul 18.25 dan sampai sekitar pukul 21.00. Karena hari sudah beranjak malam, kami pun langsung menuju APA Hotel Osaka Higobashi Ekimae untuk beristirahat. Aku sekamar dengan Aika dan Lovita. Kamar yang kami tempati cukup besar. Terdiri dari 2 single bed dan 1 sofa panjang.

Kegiatan pertama kami pada hari Rabu yaitu Japanese tea Ceremony. Disana, kami melihat dan diajarkan pembuatan minuman matcha sambil memakan kue manis. Dijelaskan bahwa matcha merupakan minuman yang pahit sehingga biasanya diberikan kue yang sangat manis terlebih dahulu agar dapat menetralisir rasa pahitnya. Kami juga diajarkan teknik meminum matcha yang benar. Setelah selesai, kami makan siang dahulu sebelum melanjutkan kegiatan. Tempat wisata selanjutnya adalah dotonbori. Disana, kita diberikan waktu sekitar 3 jam untuk jalan-jalan dan berbelanja. Aku bersama Aika, Lovita, Alice dan Allea mulai mengunjungi salah satu pusat perbelanjaan di Dotonbori yaitu Donkihote. Setelah puas berbelanja, kami membeli berbagai jenis camilan seperti dessert dan 10 yen cheese coin. Kami berkumpul kembali di titik kumpul yang sudah ditentukan sebelumnya pukul 17.30. Kami sampai di hotel sekitar pukul 19.15. Karena belum terlalu larut, Allea dan Alice pun memutuskan untuk main ke kamarku. Disana, kami makan bersama dan mengobrol banyak hal, sampai tak terasa, waktu sudah menunjukkan pukul 12 malam. Karena kamar Allea dan Alice sempit, akhirnya mereka tidur di kamar aku, Aika dan Lovita malam itu.




Keesokan harinya, kami mengunjungi Fushimi Inari Taisha menggunakan kimono. Kimono yang aku gunakan berwarna kuning dengan motif bunga. Kami berfoto bersama di kuil tersebut. Hujan turun cukup deras disana. Setelah mengembalikan kimono, kami langsung menuju kota Nara untuk homestay. Kami dijemput oleh orang tua homestay masing-masing. Orang tua kami disana sangat baik. Mereka mengajarkan kami membuat berbagai macam makanan lezat seperti sushi, udon, miso soup dan cawan mushi. Kami juga diajarkan membuat origami dan tulisan kanji. Sekitar jam 19.30, cucu-cucu house familynya datang. Kami bermain kartu karuta bersama mereka. Setelah puas bermain, mereka pun pulang. Kami juga diajak berkeliling kota melihat rusa liar yang sangat menggemaskan. Lalu, sesampainya di rumah, kami dipersilahkan untuk bersih-bersih dan beranjak tidur. Mereka juga menyediakan mainan-mainan yang bisa dimainkan seperti panahan kecil, crocodile dentist, Barrel Pirate Jumping dan lain-lain.



Hari berikutnya, kami bangun pagi-pagi sekali untuk sarapan. Kami juga mengantarkan cucu-cucu mereka ke halte bus untuk pergi ke sekolah. Selanjutnya, kami bersiap-siap meninggalkan homestay. Kami diantar ke tempat kumpul dan langsung menuju wisata ke 2 di hari itu, yaitu Osaka Castle. Di area itu, kami naik sampai ke puncaknya, dan diberikan waktu 2 jam untuk membeli souvenir dan jalan-jalan. Aku, Aika, Lovita, Allea dan Alice membeli cotton candy besar berbentuk kepala beruang, banyak juga souvenir lucu yang menarik perhatian. Selanjutnya, kami mengunjungi disaster prevention centre. Disitu, kami belajar cara menyelamatkan diri dari berbagai bencana yang sering terjadi. Kami mencoba berjalan dibawah kumpulan asap asap, memadamkan api dan mencoba getaran gempa dari skala kecil hingga cukup kuat. Kemudian, kami langsung menuju airport untuk terbang ke Tokyo Haneda, dan langsung beristirahat.


Hari berikutnya, kami mengunjungi asakusa. Di tempat itu, kami dibebaskan selama 2 jam untuk berfoto-foto dan jalan-jalan. Aku, Aika, Lovita, Allea dan Alice membeli gantungan kunci, dompet dan barang barang lainnya. Selanjutnya, kami menaiki kereta shinkansen. Orang-orang di dalam shinkansen sangat tertib. Tidak ada yang mengobrol dan tidak ada yang makan. Pemandangannya juga sangat indah. Kami menaiki kereta tersebut dalam waktu 18 menit. Berikutnya, kami mengunjungi shibuya menggunakan Japan Rail. Disana, kami mengunjungi abc mart, donkihote, toko skincare, toko-toko baju dan juga makanan. Kami juga mengalami kejadian yang kurang mengenakan di shibuya. Aika hilang entah kemana. Awalnya, kami berjalan ber 5 menuju abc mart, namun saat kami hendak pergi dari sana, kami baru menyadari bahwa salah satu teman kami hilang. Kami langsung menghubungi guru dan tour guide untuk menginfokan hal tersebut. Kami juga berusaha menghubungi Aika lewat chat dan telfon. Namun anehnya, Hp Aika seperti auto read, dia selalu langsung membaca chat kami, tetapi tidak dibalas. Akhirnya, setelah 1 jam menunggu, Aika membalas chat kami dan berkata bahwa ia pergi karena hpnya hilang dan ternyata terjatuh di depan stasiun kereta yang kami naiki. Setelah puas berbelanja, kami langsung balik ke hotel untuk beristirahat.

Esoknya, kami bangun pagi-pagi untuk bersiap ke Disneysea. Wisata ini merupakan wisata yang sangat kami tunggu-tunggu. Kami sampai disana sekitar pukul 11.00. Sebelum masuk, kami dibagikan uang berbentuk gift card untuk membeli makanan disana. Selanjutnya, kami langsung masuk dan mengunjungi took souvenir untuk membeli bando dan barang lainnya. Kemudian, kami mengarah ke wahana Tower of Terror yang cukup terkenal. Antriannya sangat panjang. Kami mengantri selama 2 jam 30 menit. Wahananya sangat seru. Tower of Terror adalah wahana bertema hotel berhantu dengan cerita misterius, di mana pengunjung merasakan sensasi jatuh bebas dari ketinggian di dalam lift. Karena sudah pukul 2, kami beristirahat sebentar dan makan di restoran Zambini brother’s. Kami memesan spaghetti seafood, cheese pizza, green dumplings dan minum strawberry special drink. Makanannya sangat lezat. Lalu, kami lanjut menaiki wahana Indiana jones yang disusul dengan 20,000 Leagues Under the Sea, Journey to the center of the earth dan lain-lain. Kami juga menonton pertunjukan fantasmic yang sangat indah di malam hari. Setelah puas bermain, kami pun langsung ke hotel dan beristirahat.




Hari Senin, kami mengunjungi Tokyo University. Kami berkeliling sekitar kampus dan dijelaskan sejarah kampus tersebut, Kami juga makan di kantin kampus itu. Berikutnya, kami mengunjungi The National Museum of Emerging Science and Innovation. Museumnya sangat keren. Banyak robot-robot hebat nan menggemaskan, eksperimen interaktif dan teather 360. Kemudian, kami berangkat ke mall DiverCity Tokyo Plaza di Odaiba. Mall ini terkenal dengan patung Unicorn Gundam yang besar di depan pintu masuk. Ada berbagi macam merek fashion terkenal dan took gundam yang cukup besar dan lengkap. Kami sangat puas berbelanja disana. Selanjutnya, kami langsung ke hotel untuk bersitirahat.




Besok paginya, kami pergi ke tempat pembuatan udon. Kami belajar membuat adonan, memotong udon dan memasaknya. Udonnya yang kami buat sangat enak meskipun potongannya memiliki ketebalan yang berbeda beda. Tak lama setelah itu, kami berangkat ke Reinan Junior High School. Kami berkenalan dengan banyak teman disana. Kami tampil bernyanyi lagu sakura dan ramko yambe ramko. Mereka juga menampilkan nyanyian lagu kebangsaan mereka. Setelah itu, kami duduk bersebelahan dengan siswa reinan dan diajarkan menulis huruf hiragana serta kanji. Kami juga saling bertukar kado dan name card. Berharap hubungan ini dapat terus terjalin walaupun sudah pulang ke Indonesia. Lalu, kami mengunjungi akihabara. Akihabara dikenal dengan pusat penjualan anime, manga, figure, gadget dan teknologi terbaru. Di tempat itu juga ada cat cafe. Tak terasa, besok adalah hari terakhir kami di Jepang. Karena itu, setelah balik ke hotel, kami langsung packing dan bersiap untuk tidur.




Hari terakhir di Jepang, kami mengunjungi pabrik glico. Kami melihat secara langsung proses pembuatan makanan seperti permen, pocky dan es krim bermerek glico mulai dari pencampuran bahan, hingga pembekuan. Setelah itu, kami langsung menuju bandara dan bersiap pulang. Sebelum masuk ke dalam pesawat, kami makan dulu untuk mengganjal perut. Kami menaiki pesawat Japan Airlines untuk menuju ke Indonesia. Sama seperti pada saat keberangkatan, kami menempuh perjalanan sekitar 7 jam dan sampai di Soekarno Hatta International Airport sekitar pukul 1 pagi.




Aku sangat menikmati liburan kali ini. Tempat favoritku di Jepang adalah Disneysea, karena itu adalah kali pertama aku mengunjungi disneysea, apalagi bersama teman-teman. Pertunjukan dan wahananya juga sangat seru sehingga membuatku ingin pergi ke sana lagi. Liburan ini sangat menyenangkan dan takkan pernah kulupakan. Selain berlibur ke Jepang, aku juga banyak membaca buku ketika liburan. Aku sudah menamatkan lebih dari 12 novel fiksi selama liburan ini. Membaca novel sambil makan camilan ringan merupakan salah satu hobiku. Aku sangat berharap bisa ikut immersion lagi dan berjalan-jalan sambil belajar bersama teman-temanku!


-Altaira Kayyisharafif P. 8D-07

Comments